Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Fungsi Departemen Agama, yang Kini Bernama Kemenag

Fungsi Departemen Agama, yang Kini Bernama Kemenag

Fungsi Departemen Agama

Aspirasiproletar.com-Apa itu departemen agama? Lalu apa fungsi departemen agama itu sendiri?. Departemen Agama adalah sebuah nama sebelum menjadi Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag).

Sejarah singkat Kementerian Agama

Awalnya pembentukan Departemen Agama/Kementerian Agama diusul oleh Mohammad Yamin pada sidang BPUPKI pada tanggal 11 Juli 1945. Namun usul tersebut mendapat penolakan dari sebagian besar anggota sidang tersebut. Tetapi Mohammad Yamin kembali mengusulkan gagasan yang sama pada sidang PPKI 19 Agustus 1945, tapi dengan hasil yang sama.

Singkatnya, ketika pada sidang Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) menjelang akhir tahun 1945, para tokoh Islam kembali mengusulkan gagasan tersebut. Tokoh yang paling menonjol ialah H.M. Saleh Su’aidy, dalam pidato yang diusulkannya menuai dukungan dari para anggota sidang tersebut.

Maka pada tanggal 3 Januari 1946 ditetapkanlah sebagai hari lahir Departemen Agama yang saat ini bernama Kementerian Agama. 

Perlu digarisbawahi dalam pidato Menteri Agama yang pertama yaitu H.M. Rasjidi, mengatakan serta menegaskan bahwa tujuan berdirinya Departemen Agama (Kemenag) ialah dalam rangka melindungi kepentingan agama dan juga pemeluknya. Contohnya mengenai halal/haramnya suatu produk, yang bertujuan agar dapat dikonsumsi (halal) bagi mereka yang beragama Islam.

Tugas Departemen Agama

Kementerian Agama bertugas untuk mengadakan urusan pemerintahan pada sektor agama, dengan tujuan membantu presiden dalam mengadakan urusan pada pemerintahan negara. 

Fungsi Kementerian Agama

Untuk menjalankan tugasnya, Kementerian Agama mempunyai fungsi, sebagai berikut :

1. Memberikan perumusan, serta penetapan, dan juga pelaksanaan kebijakan di sektor keagamaan. Yang meliputi masyarakat Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu. Juga meliputi urusan haji serta umrah, pendidikan agama dan keagamaan;

2. Mengatur pelaksaan tugas, pembinaan, juga pemberian dukungan administrasi kepada seluruh bagian-bagian organisasi pada sektor Kementerian Agama;

3. Kementrian Agama bertanggung jawab atas pengelolaan barang milik/kekayaan Negara;

4. Memberikan pengawasan atas pelaksanaan tugas pada sektor Kementerian Agama;

5. Memberikan tuntunan tehnis dan supervisi atas penerapan kepentingan Kementerian Agama di daerah;

6. pelaksanaan aktivitas tehnis dari pusat sampai ke wilayah;

7. pelaksanaan pengajaran, training, riset, dan peningkatan di bagian agama dan keagamaan;

8. pelaksanaan penyelenggaraan jaminan pada produk halal; dan

9. pelaksanaan suport substantif ke semua elemen organisasi di lingkungan Kementerian Agama. 

Itulah penjelasan mengenai fungsi Departemen Agama/Kementerian Agam, semoga dapat bermanfaat bagi pembaca setia aspirasiproletar.com.


Post a Comment for "Fungsi Departemen Agama, yang Kini Bernama Kemenag"