Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

4 Konsep Good Governance dalam Islam

Konsep Good Governance dalam Islam

Konsep Good Governance dalam Islam

Aspirasiproletar.com-Dalam Islam konsep good governance adalah sebagai berikut:

 1) Kata tanggung jawab berasal dari kata dasar (hitung). Dalam Islam, setiap tindakan yang dilakukan di dunia akan disajikan (dihitung) bahkan jika benih dzarrah di akhirat (QS 99: 7-8). Ini adalah kewajiban semua Muslim untuk percaya pada hari terakhir, sehingga setiap Muslim harus bertanggung jawab atas apa yang dilakukan di dunia ini, karena setiap nanti, tindakannya akan dihitung.


Komitmen diperlukan oleh seorang pemimpin, karena ini akan terkait dengan gravitasi dan tanggung jawab seseorang dalam menjaga mandatnya agar tidak menjadi pemimpin. Seorang pemimpin yang akan memengaruhi pendukungnya (dalam konteks pemerintah, adalah staf stafnya) menuju yang lebih baik (pemerintahan yang baik). Tanpa komitmen dan tanggung jawab seorang pemimpin yang kuat, ia muncul dari tata kelola yang baik bahwa mimpi hanya akan menjadi utopia.
 
  
2) Dengan transparansi kinerja pemerintah, masyarakat dapat menemukan dan mengawasi kemajuan dan tingkat keberhasilan program pemerintah yang telah dijalankan. Transparansi dan keterbukaan pemerintah merupakan komponen penting bagi kemajuan suatu negara. 

Transparansi dan keterbukaan oleh pemerintah akan dapat meminimalkan tingkat korupsi yang menjadi patologi kronis kepada pemerintah di banyak negara berkembang seperti Indonesia. Akibatnya, masalah transparansi pemerintah ini adalah masalah utama yang dibahas oleh dunia internasional untuk mendapatkan tata pemerintahan yang baik.

 
3) Dalam Al-Qur'an, salah satu ayat yang menjelaskan konsep keadilan ada dalam huruf An-Nahl ayat 16. "Tuhan pasti berkata (memberitahumu) untuk bersikap adil dan berkomitmen, Untuk memberi orang tua dan Allah terlarang dari aksi keji, Kemungkayaan dan permusuhan. Dia memberi Anda untuk mengajar Anda, sehingga Anda dapat mengambil kelas." (An-Nahl: 16). Allah SWT tidak mengizinkan seseorang melakukan Zalim kepada orang lain dengan mengambil hak atas hak-hak orang lain. 

4) Dalam ajaran Islam, tidak ada bangsa yang menciptakan lebih unggul daripada negara lain atau bukan bangsa yang diciptakan untuk beberapa ukuran yang lebih rendah dari bangsa lain. Nilai-nilai manusia ditentukan oleh Allah SWT untuk meskipun mereka lakukan dan tingkat kesalehan di Allah SWT. Perbedaan yang muncul seperti ras, suku, agama dan kelompok tertentu tidak lain adalah melengkapi dalam konteks kehidupan manusia.

Itulah Konsep Good Governance dalam Islam, semoga jika diterapkan dengan baik, dapat mendorong kepada suatu tata kelola yang men-sejahterakan.

Post a Comment for "4 Konsep Good Governance dalam Islam"